Senin, 18 April 2011

Macam - Macam Font





Pertama-tama basa-basi dulu biar sedikit keren, pada posting kali ini saya membahas tentang ketiga buah font yaitu agency FB, aharoni dan Algerian. Memang cukup sulit mencari referensi tentang ketiga font diatas. Jadi saya hanya menyajikan apa yang saya mampu untuk tulis. Langsung aja yang pertama deh!


Yak kurang lebih seperti ini lah tampilannya, untuk lebih jelas nanti banyak lagi stylenya dibawah..
Artikel bahasa inggrisnya dulu ya, biar kalo salah bias dikoreksi sendiri hehe

ATF Agency Gothic was designed by Morris Fuller Benton in 1932 as a lone titling. In 1990, David Berlow saw potential in the squared forms of the narrow, monotone capitals. He designed a lowercase and added a bold to produce Font Bureau Agency, an immediately popular hit. Sensing strengths that surpassed those of a useful condensed, Font Bureau developed Agency into a major series offering five weights in five widths; FB 1990–95

Top of Form
Bottom of Form
Badan ATF Gothic dirancang oleh Morris Fuller Benton pada tahun 1932 sebagai sertifikasi tunggal. Pada tahun 1990, David Berlow melihat potensi dalam bentuk tulisan kotak yang rapat, dari huruf kapital yang monoton. Ia merancangnya dalam huruf kecil dan menambahkan huruf tebal untuk menghasilkan Agency Font Bureau, dan tidak berapa lama langsung disukai banyak orang. Merasa bahwa font ini diminati dan banyak berguna bagi banyak orang, lalu kemudian font ini dipatenkan; FB 1990-95. Font ini sangat disarankan untuk majalah, buku dan untuk tulisan pada web serta digunakan pada perusahaan.

Berikut ini beberapa bentuk dan gaya font Agency FB :

Top of Form
Bottom of Form
Top of Form
 Agency FB - Thin Compressed

Bottom of Form

Top of Form
 Agency FB - Thin Condensed
Bottom of Form

Top of Form
 Agency FB - Black Condensed
Top of Form

Ciri-cirinya :
1.Berbentuk simetris
2.Jika semakin mengecil maka jarak antar huruf semakin sempit.
3.Jika font semakin besar hurufnya berukuran tebal.

Kelebihan :
1.Cocok untuk penulisan pada buku majalah, Koran dan sebagainya
2.Jelas ketika dibaca karena berbentuk simetris.

Kekurangan :
1.Semakin kecil huruf semakin sulit untuk dibaca
2.Tulisan terlalu tipis


Okey sekarang lanjut ke font berikutnya :



Font ini juga termasuk bagus karena terlihat mudah dibaca. Untuk Style yang lainnya dari font ini memang harus mendownload di internet. Dan harus membayar sejumlah uang, seperti pada font yang lainnya.
Ketika saya mencoba mencari artikel di internet saya tidak menemukan artikel yang sesuai.

Kelebihan font ini:
1.       Mudah dibaca dan sedikit banyak ruang diantara hurufnya
2.       Terdapat banyak style dari jenis font ini

Kekurangan font ini:
1.       Cukup memakan banyak tempat saat diketik karena jaraknya renggang
2.       Anda tidak akan mendapatkan font ini dengan mudah

Bentuk lain font ini :

Arahoni Medium Font



Sekarang font terakhir yaitu :



Algerian is a decorative serif font family. The design for the typeface is owned by Linotype, while the name 'Algerian' is a trademark of the International Typeface Corporation. Algerian comes in two styles: 'Algerian' (regular) and 'Algerian Condensed'.

Algerian (regular) was created for Scangraphic by Phillip Kelly at Letraset. Algerian Condensed was created by the Linotype library designer Alan Meeks. Although Algerian is reminiscent of Victorian era woodcut types, both styles were created in 1988.

Algerian is reviled for its overuse. Originally, the Algerian font only had capital letters, but Michael Hagemann, with the FontMesa publisher developed in 2005, a complete typeface which includes lower case letters with the name of Algerian Mesa (as seen in the image).

Buat yang bingung s ama tulisan di atas ni terjemahannya :
Agerian adalah dekorasi dari serif font family. Desain untuk tipografi dimiliki oleh Linotype, sedangkan nama 'Algerian' adalah merek dagang dari International Typeface Corporation. Agerian hadir dalam dua gaya: 'Algerian' (regular) dan 'Algerian Condensed'.

Algerian (regular) diciptakan untuk Scangraphic oleh Phillip Kelly di Letraset. Algerian Condensed diciptakan oleh desainer perpustakaan Linotype, Alan Meeks. Meskipun Agerian ini mengingatkan kita pada jenis ukiran kayu era Victoria, baik gaya diciptakan pada tahun 1988.

Awalnya , font Algerian hanya memiliki huruf kapital, tapi Michael Hagemann, dengan penerbitFontMesa mengembangkannya pada tahun 2005, sebuah jenis huruf lengkap yang mencakup huruf kecil dengan nama Algerian Mesa (seperti terlihat dalam gambar).

Oleh : Faiz Adi Wicaksono

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar